Part of Sentence (Verb)
Every Sentence Needs a Verb
Dalam bahasa Indonesia, kita sering membuat kalimat yang hanya terdiri dari Subjek + Kata Benda/Kata Sifat tanpa kata kerja.
- Contoh: "Dia guru." (Tidak ada kata kerja).
Namun, dalam bahasa Inggris, sebuah kalimat TIDAK SAH jika tidak memiliki kata kerja (predikat). Jika sebuah kalimat tidak memiliki tindakan (seperti run, eat, sleep), maka kita WAJIB menghadirkan "To Be" sebagai kata kerja pengganti (linking verb).
Contoh benar dan salah
- ❌ Salah: The student very smart. (Tidak ada verb!)
- ✅ Benar: The student is very smart.
- ❌ Salah: My project important. (Tidak ada verb!)
- ✅ Benar: My project was important.
1. Untuk Kondisi Saat Ini (Present Tense)
Gunakan: is, am, are
2. Untuk Kondisi Lampau (Past Tense)
Gunakan: was, were
Mengapa "To Be" Diperlukan?
Dalam bahasa Inggris, To Be berfungsi sebagai Jembatan (Linking Verb). Ia menghubungkan Subjek dengan informasi tambahan (Adjective, Noun, atau Adverb).
Rumus: Subject + (is/am/are/was/were) + Complement
- Complement bisa berupa: Adjective (Kata Sifat): She is beautiful.Noun (Kata Benda): He is a teacher.Adverb/Prepositional Phrase (Keterangan Tempat/Waktu): They are in Jakarta.
Ving, V3, To Inf
Dalam bahasa Inggris, agar sebuah kata bisa menjadi Main Verb dalam sebuah klausa, ia harus memiliki Auxiliary (Bantuan) Verb.
- V-ing (Present Participle/Gerund): Bersifat seperti kata benda atau kata sifat. Ia tidak menunjukkan waktu (tense). Contoh: The man waiting for train → bukan verbThe man is waiting → verb
- V3 (Past Participle): Bersifat seperti kata sifat atau keterangan. Ia tidak memiliki subjek yang melakukan aksi secara langsung. Contoh: The train waited by passenger→ bukan verbThe train has waited → verb
- To-Infinitive: Bersifat seperti kata benda, kata sifat, atau keterangan. Ia adalah bentuk dasar dan "netral" (tidak terikat waktu). Contoh: They have to play football → bukan sebagai verbThe policy to increase citizens’ happiness → verb
Ving, V3, to Inf sebagai modifier noun
Jika diperhatikan:
- The man waiting for train → seseorang yang menunggu kereta
- The train waited by passenger → kereta yang ditunggu penumpang
Dapat dijelaskan dalam bentuk sebagai berikut.
1. Ving: Noun + Yang me/ber + Object
🇮🇩 Presiden yang mem+bangun IKN adalah Joko Widodo.
🇬🇧 The president building the IKN City was Mr. Joko Widodo.
🇮🇩 Karyawan yang mem+beli makan siang ini merasa tertipu.
🇬🇧 The employees buying food this afternoon feel deceived.
2. V3: Noun + Yang di/ter + Preposisi
🇮🇩 Makan siang yang dimakan oleh Bian adalah milikku.
🇬🇧 The lunch eaten by Bian is mine.
🇮🇩 Berita yang diterbitkan tadi siang membuat orang marah.
🇬🇧 The news published this afternoon made people angry.
Contoh lainnya:
🇮🇩 ID: Perusahaan teknologi yang mengembangkan sistem kecerdasan buatan memperkenalkan perangkat lunak baru yang digunakan di seluruh kantor cabang perusahaan.
🇬🇧 EN: The technology company developing an artificial intelligence system introduces new software utilized throughout all company branches.